Telepon (021) 5431 4531  ·  info@spesolution.com — satu-satunya kontak resmi SPE Menerima tawaran mencurigakan atas nama SPE? Lapor di sini

Solusi

Bank & Lembaga KeuanganVirtual account & QRIS acquiring di bawah brand bankEnterprise & Digital BusinessPembayaran masuk dikenali dan terekonsiliasi otomatisBisnis JasaBooking, pembayaran, dan pelanggan dari satu aplikasi

Produk

SPECVAVirtual Account Management SystemQRISANQRIS Acquiring Management SystemCRING!Payment facilitator untuk enterprise & pemerintahCRING! PointBooking & manajemen pelanggan bisnis jasa

Portofolio

Studi KasusImplementasi per klien: BNI, Permata, Bank JakartaProject11 implementasi QRIS dan virtual accountPress ReleaseTiga rilis pers dan 32 tautan liputan mediaTrust CenterLisensi, sertifikasi, dan kepatuhanBlogPerusahaanKarierBicara dengan tim
Logo QRISAN
QRIS Acquiring Management System · untuk bank

Merchant QRIS menjadi nasabah bank Anda — bukan nasabah aggregator.

Dengan QRISAN, bank menjadi acquirer QRIS di bawah brand-nya sendiri: merchant onboard lewat kanal bank, dana settle ke rekening merchant di bank, dan data transaksi harian menjadi dasar hubungan bisnis berikutnya — rekening, kredit modal kerja, cash management.

Lahir dari sistem akuisisi QRIS pertama Permata Bank (2020) dan kedua BNI (2021) · dipakai Bank DKI · sesuai standar Bank Indonesia & ASPI

Posisi acquirer diserahkan ke aggregator; hubungan merchant terputus dari bank
Bank memegang sendiri portofolio merchant — dari pendaftaran, NMID, sampai settlement dan laporannya
Onboarding merchant lambat dan penuh dokumen fisik
Jalur self-onboarding untuk UMKM dan jalur asisted lewat cabang/agen — keduanya dengan jejak audit
Settlement, MDR, dan dispute dihitung dan dilacak manual
Settlement terjadwal dengan perhitungan MDR & bagi hasil otomatis; dispute berjalan dalam alur kerja
Untuk siapa

Untuk bank yang ingin memegang sendiri posisi acquirer

Posisi acquirer adalah posisi yang membangun hubungan dengan merchant. QRISAN membuatnya terjangkau tanpa membangun sistem dari nol.

Bisnis pembayaran

Head of Payment / Acquiring Business

Menumbuhkan portofolio merchant dengan onboarding cepat, tarif MDR per kategori, dan data transaksi harian di tangan bank.

Bank daerah & BPR

Direksi BPD / BPR

Menghadirkan QRIS di bawah brand bank untuk merchant dan penerimaan daerah, dengan pendampingan sertifikasi teknis dari SPE.

Teknologi

CIO / CTO & tim IT bank

Membutuhkan sistem acquiring yang sudah berjalan di produksi bank lain, terhubung ke switching QRIS dan core banking, dengan pelaporan siap regulator.

Masalah hari ini

QRIS tumbuh menjadi kanal ritel utama — tetapi banyak bank menonton dari posisi issuer saja

Satu QR bisa dibayar dari semua dompet digital dan aplikasi mobile banking peserta. Bank yang hanya menjadi issuer kehilangan sisi yang paling bernilai: hubungan dengan merchant.

  • Membangun sistem acquiring dari nol berarti pengembangan panjang dan sertifikasi teknis berlapis.
  • Menyerahkan acquiring ke aggregator berarti merchant, dana, dan datanya dikelola pihak lain.
  • Tanpa sistem, perhitungan MDR, bagi hasil, dan dispute menjadi pekerjaan spreadsheet.
  • Kewajiban pelaporan ASPI dan Bank Indonesia disusun manual dari berbagai sumber data.
Cara kerja

Alur transaksi MPM dinamis — dari kasir sampai settlement

Kasir / POS merchantmerchant milik bank Andainduk · cabang · outletQRISANQRIS Acquiring Systemdi infrastruktur bank Andasesuai standar BI & ASPINasabahaplikasi bank atau dompetdigital peserta QRISSwitching QRISjaringan antar-pesertaRekening merchantdi bank Andasettlement terjadwalPelaporanper merchant · per acquirertemplate ASPI & BIBuat QR dinamis — nominal + referensiBuat QR dinamis — nominal + referensi1Nasabah memindai QRNasabah memindai QR2Issuer meneruskan pembayaranIssuer meneruskan pembayaran3Validasi & pembukuanValidasi & pembukuan4Notifikasi real-time ke merchantNotifikasi real-time ke merchantSettlement + MDRSettlement + MDR5LaporanLaporan

QRISAN berdiri sebagai sistem acquiring di sisi bank: menerbitkan QR, memvalidasi pembayaran dari switching, men-settle ke rekening merchant di bank, dan membentuk laporan.

  1. Kasir membuat tagihanPOS/kasir memanggil QRISAN untuk membuat QR dinamis dengan nominal dan referensi. QR statis dan CPM mengikuti alur serupa.
  2. Nasabah memindaiDari aplikasi bank atau dompet digital apa pun peserta QRIS.
  3. Issuer memprosesIssuer mengirim permintaan pembayaran melalui switching QRIS ke QRISAN sebagai acquirer.
  4. Validasi & notifikasiQRISAN memvalidasi, membukukan, dan memberi notifikasi ke merchant — aplikasi, callback, atau dashboard.
  5. Settlement & laporanDana disettle terjadwal ke rekening merchant di bank Anda, lengkap dengan perhitungan MDR, bagi hasil, dan laporan per merchant/per acquirer.
Kapabilitas

Dari onboarding merchant sampai laporan operasional

Merchant management

  • Pendaftaran self-service & asisted (agen/cabang) — verifikasi dokumen, kategori MCC, penerbitan NMID lewat integrasi lembaga standar.
  • Hierarki merchant: induk – cabang – outlet – kasir, dengan pelaporan per level.
  • Tarif MDR per kategori merchant dan skema bagi hasil dengan mitra.

QR & transaksi

  • MPM statis — cetak sekali, dipakai terus; nasabah memasukkan nominal.
  • MPM dinamis — QR per transaksi dengan nominal terkunci, terintegrasi kasir/POS dan API merchant.
  • CPM — merchant memindai QR nasabah untuk ritel bervolume tinggi.
  • QRIS Tanpa Tatap Muka (TTM) untuk pembayaran daring dan tagihan.

Operasional acquirer

  • Settlement terjadwal dengan perhitungan MDR, bagi hasil, dan laporan per merchant/per acquirer.
  • Dispute & chargeback dalam alur kerja dengan penugasan dan tenggat.
  • Monitoring transaksi, deteksi anomali, dan pembatasan merchant berisiko.

Kepatuhan

  • Spesifikasi teknis QRIS Bank Indonesia & ASPI: format QR, aturan MDR, kewajiban pelaporan.
  • Template pelaporan ASPI dan Bank Indonesia terbentuk dari data transaksi yang sama.
  • Pendampingan sertifikasi teknis oleh tim SPE hingga dinyatakan lolos.
Integrasi

Terpasang di infrastruktur bank, tersambung ke ekosistem QRIS

QRISAN berjalan di bawah brand dan kendali bank, tersambung ke switching QRIS, core banking, rekening merchant, dan kanal onboarding. SPE mengoperasikan pusat data High Availability di Lintasarta dan DCI Indonesia serta Google Cloud.

  • Switching QRIS — alur acquirer sesuai spesifikasi teknis Bank Indonesia & ASPI.
  • Core banking — pembukuan dan settlement ke rekening merchant di bank Anda.
  • Kanal onboarding — formulir mobile, cabang, dan agen dalam satu alur maker–checker.
  • API merchant + sandbox — integrasi POS/kasir untuk QR dinamis dan notifikasi.
Ilustrasi
// Membuat QR dinamis — contoh ilustrasi, bukan spesifikasi final
POST /qris/v1/dynamic-qr
{
  "merchant_id": "NMID-ID10230984721",
  "terminal_id": "KASIR-03",
  "amount": 125000,
  "reference": "INV/2026/09/0451"
}

// Notifikasi pembayaran ke merchant
{
  "reference": "INV/2026/09/0451",
  "status": "SUCCESS",
  "issuer": "93600xxx",
  "paid_at": "2026-09-08T12:03:17+07:00"
}
Portofolio

Sistem yang sama sudah melewati sertifikasi dan produksi di tiga bank

QRISAN adalah nama baru (2024) untuk core QRIS yang dibangun sejak era YAP! dan dua sistem akuisisi QRIS generasi awal di Indonesia.

YAP! — BNIBNI mobile merchant QR Merchant — Permata BankQRIS Bank DKI Standar BI & ASPI

Lihat studi kasus →  ·  Trust Center →

2019
Sistem pembayaran QR YAP! bersama BNIFondasi pengalaman QR sebelum era QRIS.
2020
Sistem akuisisi QRIS pertama — Permata BankImplementasi QRIS acquiring perdana SPE.
2021
Sistem akuisisi QRIS kedua — BNISeluruh sistem dikembangkan ulang sesuai standar Bank Indonesia.
2022–2023
QRIS Bank DKI dikembangkan lalu diluncurkanBersama VA Credit dan Debit Bank DKI.
2024
Rebranding menjadi QRISAN · izin PJP Kategori 3Core QRIS menjadi produk resmi; SPE berizin Bank Indonesia.
Langkah berikutnya

Jalur menjadi acquirer, dipandu dari izin sampai go-live

Langkah 1

Assessment & lisensi

Pemetaan status izin acquiring, switching, dan portofolio merchant awal bank Anda.

Langkah 2

Integrasi & sertifikasi

Switching QRIS, core banking, kanal onboarding — lalu sertifikasi teknis dan UAT skenario MPM/CPM, settlement, dispute.

Langkah 3

Go-live bertahap

Pilot merchant, lalu perluasan — dengan monitoring dan help desk.

Diskusikan peta jalan acquiring bank Anda

Ceritakan status izin dan portofolio merchant Anda — tim kami memetakan arsitektur, sertifikasi, dan tahapannya.