Hasil yang bisa dicapai
Empat pemangku kepentingan, satu jawaban.
Digital banking: cepat ke pasar
VA dan QRIS acquiring meluncur tanpa menunggu antrean core banking — sistemnya sudah teruji di produksi bank nasional.
IT & direksi: tetap memegang kendali
Brand, relasi nasabah, dan pendapatan fee-based tetap di bank — tidak berpindah ke aggregator. Platform berdiri di samping core banking, terhubung lewat integrasi.
Compliance & procurement: siap diperiksa
Sertifikasi, jejak audit, dan pelaporan yang dirancang mengikuti ketentuan Bank Indonesia — dokumen due diligence tersedia sebelum RFP dimulai.
Masalahnya hari ini
Membangun sendiri berarti membayar tiga kali: tim, waktu, dan kepatuhan.
Ini yang kami dengar dari tim digital banking, IT, dan compliance bank:
Antrean core banking
Inisiatif VA dan QRIS bersaing dengan project inti di roadmap IT — dan hampir selalu kalah prioritas.
Standar yang terus bergerak
Ketentuan Bank Indonesia berkembang, dan sistemnya harus ikut. Kami mengalaminya sendiri saat membangun ulang seluruh sistem pada 2021.
Talenta pembayaran itu langka
Merekrut dan mempertahankan tim yang paham switching, settlement, dan sertifikasi bukan pekerjaan satu kuartal.
Vendor generik tidak bicara bahasa bank
Integrasi core banking, jejak audit, dan due diligence procurement butuh mitra yang terbiasa diperiksa bank.
Bagaimana SPE menyelesaikannya
Arsitektur white-label: bank di depan, SPE di belakang.
Nasabah dan merchant hanya melihat kanal bank. SPECVA dan QRISAN memproses penerbitan VA, onboarding merchant, switching, dan rekonsiliasi — terhubung ke core banking dan pelaporan Bank Indonesia. Pola deployment mengikuti kebijakan data institusi Anda.
Asesmen & desain
Memetakan produk, kanal, core banking, dan target peluncuran bersama tim Anda.
Integrasi & konfigurasi
Adaptor core banking, konfigurasi produk, dan skema pelaporan.
Uji & sertifikasi
Skenario end-to-end bersama tim bank; sertifikasi teknis bila dipersyaratkan.
Go-live & operasi
Cut-over terjadwal, monitoring, dan help desk dari tim in-house SPE.
Produk untuk bank
Dua mesin utama — dan satu jalur menjadi facilitator.

SPECVA — Virtual Account Management System
Terbitkan dan kelola virtual account untuk billing, top-up, dan collection nasabah korporasi — di bawah brand bank Anda.
Pelajari SPECVA
QRISAN — QRIS Acquiring Management System
Bank Anda menjadi acquirer: onboarding merchant, transaksi, settlement, hingga pelaporan — dari satu sistem.
Pelajari QRISANIngin bank Anda melayani institusi dan pemda sebagai bank facilitator — seperti yang berjalan bersama Bank DKI sejak 2022? Lihat CRING! →
Portofolio
Berjalan di produksi, di balik bank yang Anda kenal.
Sistem VA Credit pertama untuk BNI.
Dompet digital & sistem pembayaran QR YAP! bersama BNI.
QRIS acquiring pertama di platform kami, bersama Permata Bank — kini menjadi QRISAN.
QRIS acquiring kedua bersama BNI; seluruh sistem dibangun ulang sesuai standar Bank Indonesia.
QRIS, VA Credit, dan Debit bersama Bank DKI; CRING! Bank Facilitator diluncurkan; Digital Loan Enabler dikembangkan.
Izin PJP Kategori 3 dari Bank Indonesia.
Portofolio implementasi
Untuk tim risk & procurement
Semua yang biasanya ditanyakan sebelum RFP — lisensi, sertifikasi, infrastruktur, dan kontrol keamanan — kami kumpulkan di satu tempat.
- Izin PJP Kategori 3 — Bank Indonesia (2024)
- PCI DSS — certified by QRC
- ISO/IEC 27001:2022 — TÜV Rheinland
- ISO 37001 — BSI
- 2 data center HA: Lintasarta & DCI Indonesia
- Cloud: Google Cloud
Langkah berikutnya
Mulai dari percakapan, bukan RFP.
Tiga langkah yang biasa ditempuh bank bersama kami:
Diskusi kebutuhan
Bersama tim produk dan compliance SPE — memetakan produk, kanal, dan core banking Anda.
Due diligence
Dokumen lisensi, keamanan, dan infrastruktur melalui Trust Center.
Rancangan solusi
Arsitektur, rencana integrasi, dan proposal untuk lingkungan bank Anda.
Bicara dengan tim SPE
Kami membalas ke email kerja Anda. Percakapan awal bersama tim produk — bukan skrip penjualan.
